Bonek Jabodetabek ‘Haramkan’ Persebaya United

Bonek Jabodetabek ‘Haramkan’ Persebaya United

- in BJ News

BonekJabodetabek.com | Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) akhirnya menurunkan rekomendasi kepada Mahaka Sports untuk menggelar turnamen Piala Presiden, setelah klub bermasalah dan dinilai sebagai tim gadungan, “Persebaya 2010” berkamuflase menjadi “Persebaya United”.

“Memang benar. Setelah ada kesepakatan antara promotor (Mahaka) dengan pemilik klub, maka namanya berubah menjadi Persebaya United. Dengan menggunakan nama baru kami langsung menurunkan rekomendasi,” tandas Sekretaris Jenderal BOPI, Heru Nugroho mengutip laman Kompas, Kamis (20/8).

Meskipun hal tersebut bisa diterima oleh BOPI, namun tidak buat para pendukung Persebaya (1927) yang tergabung dalam Arek Bonek 1927. Yang menjadi dasar permasalahan adalah manajemen “Persebaya Gadungan” masih menggunakan nama “Persebaya”.

“Penggunaan nama Persebaya dalam kompetisi atau turnamen apapun secara etik tidak tepat, karena selama perkara silang sengketa berlangsung, seharusnya nama Persebaya dalam kondisi status quo sampai ada putusan yang berkekuatan hukum tetap (inkracht) dari lembaga peradilan,” tulis salah satu anggota Bonek Jabodetabek, Andhi BJ dalam pernyataannya. (Mengkaji Putusan BOPI terkait Klub yang Mengaku Persebaya di Piala Presiden)

Hampir senada dengan Andhi BJ, Presidium Arek Bonek 1927, Andie Peci sangat menolak keras diloloskannya “Persebaya Gadungan” di turnamen Piala Presiden, yang kabarnya juga mendapatkan ijin dari Presiden Republik Inndonesia, Joko Widodo. “Meski mereka memberikan embel-embel ‘United’ dalam namanya, kami (Arek Bonek 1927) konsisten menolak. Permasalahannya, mereka masih pakai nama Persebaya,” tegas Andie Peci di Jakarta, Jumat dini hari.

Sementara itu, sejumlah anggota Bonek Jabodetabek juga menolak kehadiran “Persebaya United” di ajang Piala Presiden. “Bagi kami, hari ini tidak ada Persebaya sebelum Persebaya 1927 hidup kembali. Jadi kami menolak segala bentuk pertandingan, turnamen, atau pun liga yang di dalamnya diikuti oleh gerombolan yang mengatasnamakan Persebaya,” ucap Paidjan Sugito kepada bonekjabodetabek.com, Jumat.

“Silakan bertanding asal jangan ada embel-embel Persebaya. Silakan pakai (nama) Surabaya FC, Sura FC atau Baya FC,” sahut Raden Slamet Abidin.

(BonekJabodetabek.com)

  • Galer

    MUI ikut haramkan juga apa enggak ya

  • RoNi Setyawan

    aku melo comen yo cak 🙂 BJ jos crott hahahah

Baca Juga

Ikut Berduka, Salah Satu Sponsor Persebaya Berikan Donasi

BonekJabodetabek.com | Dalam pertandingan lanjutan Liga 2 Grup