Lima Pemain Legendaris Persebaya versi Bola.com (2)

Lima Pemain Legendaris Persebaya versi Bola.com (2)

- in Kliping
Yusuf Ekodono. (Foto sportanews.com)
Yusuf Ekodono. (Foto sportanews.com)

2. Yusuf Ekodono

BonekJabodetabek.com | Yusuf Ekodono merupakan satu dari sekian banyak pemain bertalenta yang pernah dilahirkan di Bumi Surabaya. Talentanya bahkan mendapat pengakuan lebih banyak dari publik sepak bola nasional dibandingkan dari Kota Pahlawan. Ini tidak lepas dari kemampuan individu yang dimilikinya. Ciri khas dari Yusuf Ekodono adalah keberaniannya melakukan penetrasi di dalam kotak penalti lawan.

Berkat kelebihan itu Yusuf kerap menjadi sasaran pelanggaran pemain belakang. Namun fakta itu tidak membuatnya ciut, ia malah terus melakukannya sehingga tidak mampu mencetak gol dengan proses yang indah.

“Pergerakannya sulit ditebak. Bisa melewati satu sampai tiga pemain sekaligus. Tidak jarang juga mampu memperdayai kiper,” ujar Putut Widjanarko, mantan rekan satu tim Yusuf Ekodono.

Mantan pemain ini memulai karier sepak bolanya dari klub internal Persebaya: Indonesia Muda. Dari situ Yusuf ditemukan pemandu bakat Persebaya. Kematangan bermain di usia yang relatif muda, membuat ayah dari pemain Surabaya United, Fandi Eko Utomo, ini dipromosikan ke Persebaya junior pada 1985.

Bergabung dengan tim sebesar Persebaya membuat kualitasnya makin terasah. Tidak heran setahun berikutnya langsung promosi ke Persebaya senior. Yusuf pun menjadi bagian dari skuat Persebaya saat menjadi runner-up Perserikatan 1986-1987 dan juara Perserikatan 1987-1988. Tetapi, saat itu Yusuf masih lebih banyak menjadi pemain cadangan.

Dari situ semangat Yusuf menggeser posisi senior terus bergelora. Striker utama Mustaqim yang hengkang ke Assyabaab pada 1989, tidak disia-siakan Yusuf. Performa maksimal terus ditunjukkannya hingga membuat pelatih Persebaya memberi kesempatan bermain di tim senior lebih banyak.

Bahkan pelatih Timnas Indonesia di SEA Games 1991, Anthony Polosin, memasukkan namanya ke dalam skuat ke Manila. Tak sia-sia, Yusuf berperan besar atas sukses timnas Indonesia meraih medali emas SEA Games 1991, yang di pertandingan final mengalahkan Thailand lewat adu penalti, skor 4-3.

Pada musim 1995-1996 Yusuf Ekodono kemudian hijrah ke PSM Makassar. Di tim barunya ia terus mempertahankan performa apiknya. Namun hanya bertahan satu musim, Yusuf kembali ke Persebaya. Keputusannya terbilang tepat karena langsung ikut andil Persebaya meraih gelar juara Liga Indonesia.

Usai mengantarkan Persebaya juara Liga Indonesia 1996-1997, Yusuf bergabung dengan PSIS Semarang. Setelah itu berturut-turut memperkuat Gelora Dewata dan Persijap Jepara. Pada 2002 Yusuf kembali ke Surabaya menjadi pemain sekaligus pelatih Suryanaga.

Kini Yusuf Ekodono masih aktif di lapangan hijau sebagai pelatih PS Fajar di Surabaya. Tetapi, aktivitas melatihnya sudah tidak seperti dulu karena sejak 2016 juga bekerja sebagai tenaga honorer di Dispora Surabaya.

Sumber: bola.com (5 Pesepak Bola Legendaris Klub Persebaya Surabaya)

Baca Juga

Bajol Ijo Sukses Terkam Ayam Kinantan di Surabaya

BonekJabodetabek.com | Persebaya Surabaya memetik poin sempurna saat