PSBS vs Persebaya : Imbang Karena Loyo

PSBS vs Persebaya : Imbang Karena Loyo

- in Matchday

Dijamu PSBS Biak di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Persebaya Surabaya seperti tidak merasakan bermain di kandang sendiri. Bagaimana tidak, hingga menit ke-30 babak pertama suasana stadion sangat sepi. Serasa berada di Stadion Gelora 10 November Tambaksari, Surabaya tahun 80an akhirat. Tanpa “chant” dan lagu-lagu pengobar semangat Bajul Ijo serasa makanan tanpa garam.

Di laga kali ini Persebaya Surabaya tidak menurunkan susunan pemain terbaiknya. Pelatih Angel Alfredo Vera memilih menyimpan Misbakhus Solikhin, Irfan Jaya, Mochamad Irvan dan Muhammad Hidayat. Sebagai gantinya Vera memilih memainkan Nerius Alom, Thaufan Hidayat, Kurniawan Karman dan memberikan debut dari menit pertama kepada Said Marjan, rekrutan asal PSIM Jogjakarta.

Babak pertama berlangsung monoton bagi kedua tim. Memang Persebaya Surabaya lebih menguasai jalannya permainan. Namun tak semua menemui sasaran. Salah satu peluang yang terbaik di babak pertama datang dari tendangan jarak dekat Ricky Kayame di menit ke-41 yang masih menyentuh tiang kanan gawang PSBS Biak. Babak pertama terakhir imbang 0-0.

Di babak kedua permainan Persebaya Surabaya masih belum membaik. Masih mengandalkan umpan-umpan “direct” ke tengah pertahanan Laskar Cendrawasih Kuning yang tenth saja mudah dipatahkan. Cenderung “hafalan” pola permainan Green Force sore ini.

Menyadari hal ini, Vera menghabiskan jatah 3 orang pergantian pemainnya. Yang pertama adalah debut pemain tengah asal NTB, Rangga Muslim di menit ke-66 menggantikan Kurniawan Karman. Masuknya Rangga Muslim ini sedikit membuat berubah permainan arek-arek Bajul Ijo. Hasilnya peluang terbaik tercipta di menit ke-68 ketika Fandy Imbiri yang tinggal berhadapan dengan Celcius Gabe melepaskan tendangan lemah. Masih kacamata skornya. Lalu kesempatan pergantian pemain kedua dan ketiga dilakukan sekaligus. Misbakhus Solikhin menggantikan Rendi Irwan dan Thaufan Hidayat digantikan Rishadi Fauzi.

Hingga babak kedua berakhir, skor masih tetap 0-0 di pertandingan yang disaksikan oleh sepuluh ribuan pasang mata ini.

Dengan hasil ini, Persebaya Surabaya masih bercokol di puncak klasemen Grup C dengan nilai 9.

Laga penentuan selanjutnya adalah laga terakhir melawan Kalteng Putra tinggal 12 October 2017 besok. (DPP)

Tentang Penulis

Dhion Prasetya
Penggila Persebaya Surabaya sejak 1988, Web Blogger & Penulis Sejarah. Penulis Buku "Persebaya Surabaya Dan Mereka : Jejak Legiun Asing Bajul Ijo".

Baca Juga

Mojokerto Putra VS Persebaya Surabaya : Tetap Setel Kenceng!!!

Partai terakhir yang mempertemukan kedua kesebelasan asal Jawa