Catatan terhadap Komentar Ketum PSSI di CNN Indonesia

Catatan terhadap Komentar Ketum PSSI di CNN Indonesia

- in Opini

BonekJabodetabek.com | Membaca komentar Ketua Umum PSSI mengenai Persebaya dan Bonek di CNN Indonesia, sepertinya memang anti kritik dan otoriter.

Yang bisa dijadikan catatan terhadap statement tersebut adalah:

1. Aksi demonstrasi (menyampaikan pendapat di muka umum) adalah hak yang dijamin oleh konstitusi, jadi siapa pun tak bisa melarang meskipun Jenderal militer aktif sekalipun.

2. PSSI seakan-akan bersih dari unsur politik, padahal silakan dicermati saja siapa yang berkecimpung menjadi pengurus di klub, askot, asprov bahkan federasi, bersihkah dari unsur-unsur politik dengan segala afiliasinya?

3. Apa yang dilakukan Bonek sampai dengan saat ini, merupakan satu rangkaian panjang yang bermula sejak 2010, di mana ini hanyalah reaksi belaka. Tak ada keinginan sedikitpun membawa hal ini ke ranah politis, tujuan Bonek hanya satu yaitu memperjuangkan Persebaya.

4. Penyelesaian Persebaya oleh PSSI jika dilihat dari sisi hukum, historis pasti sudah selesai dari dulu, apalagi sekarang sudah ada putusan pengadilan yang inkracht mengenai hak merek Persebaya, sehingga mau tidak mau jika memang punya niat menyelesaikan harusnya bisa diselesaikan.

5. Apabila PSSI memang berpegang pada statuta maupun hukum di Indonesia, persoalan Persebaya pasti akan selesai siapapun ketua umumnya, namun jika ada statement yang saya kutip utuh tanpa edit dari CNN Indonesia, “Pokoknya selama mereka masih macam-macam, jangan harap Persebaya muncul lagi selama saya jadi Ketua (Ketua Umum PSSI)”. Ini menunjukkan PSSI tidak bekerja berdasarkan aturan yang ada, apapun keputusannya tergantung subyektivitas pengurus.

6. Statement Ketum PSSI juga menunjukkan bahwa di mata PSSI, posisi tawar Persebaya justru berada pada pendukungnya (Bonek), manajemen Persebaya sama sekali tidak dianggap. Mungkin karena selama ini yang nyata-nyata terlihat berjuang ya hanya pendukungnya sedangkan manajemen hanya diam tanpa gebrakan. Jika memang manajemen berniat, sebelum kongres 8 Januari 2017, seharusnya sudah ada gebrakan mengenai kesiapan Persebaya dalam berkompetisi.

Tabik untuk seluruh Bonek yang tanpa lelah memperjuangkan Persebaya dengan segala upaya yang bisa dilakukan. Meskipun nantinya perjuangan kita gagal, tapi sejarah telah mencatat bahwa Bonek telah melawan dengan sebaik-baiknya dan sehormat-hormatnya.

Baca Juga

Pertandingan Senin-Kamis Berpotensi Mematikan Klub Liga 2

BonekJabodetabek.com | Dari kabar yang beredar, pertandingan di