Pertandingan Senin-Kamis Berpotensi Mematikan Klub Liga 2

Pertandingan Senin-Kamis Berpotensi Mematikan Klub Liga 2

- in Opini
Puluhan ribu Bonek memadati Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, dalam laga homecoming melawan PSIS Semarang pada 19 Maret 2017. (Foto. jawapos.com)

BonekJabodetabek.com | Dari kabar yang beredar, pertandingan di Liga 2 akan dilaksanakan pada hari Senin-Kamis. Pertandingan di Liga 2 pun akan ditayangkan di televisi dengan hak siar yang berada di TV One, yang juga memegang hak siar Liga 1.

Sebelum aturan itu dibuat, pertanyaannya adalah apakah PSSI pernah membuat valuasi mengenai keberlangsungan Klub di Liga 2?

Liga 2 tentunya tidak akan semenjual seperti halnya Liga 1. Pendapatan klub tentunya akan lebih besar difokuskan di tiket. Untuk sponsorship pasti nilainya tidak lebih besar dari Liga 1. Apalagi subsidi dari PSSI hanya Rp500 juta/klub.

Dengan pertandingan dilaksanakan di Mid Week (pertengahan pekan) yaitu Senin-Kamis, potensi pendapatan klub dari tiket akan berkurang. Fans di Indonesia mayoritas adalah pekerja dan pelajar, tentunya akan kesulitan jika harus datang ke stadion untuk menyaksikan pertandingan di hari kerja.

Dengan berkurangnya pendapatan dari tiket, klub mungkin saja bisa tekor/merugi karena biaya menggelar pertandingan juga tidak murah. Biaya tersebut meliputi sewa stadion, pajak, keamanan dan sebagainya, yang nilainya bisa puluhan sampai ratusan juta tergantung Kota atau Kabupaten di mana pertandingan diadakan. Sebagai contoh, Persebaya menggelar pertandingan home coming kemarin mengeluarkan biaya Rp200 juta.

Kalaupun pertandingan tersebut ditayangkan di televisi, apakah jatah klub dari tayangan televisi sebanding dengan biaya yang dikeluarkan untuk menggelar pertandingan? Sampai sekarang sepertinya belum ada rilis resmi, mengenai berapa uang yang akan diterima klub jika disiarkan langsung. Sebagai catatan, tidak semua klub akan mendapat jatah siaran langsung, sehingga potensi rugi dalam menggelar pertandingan tetap saja ada. Dengan kata lain, disiarkan saja masih berpotensi merugi apalagi jika tidak.

Pertandingan yang lazimnya dilaksanakan di sore hari, mungkin bisa disiasati dengan menggelar di malam hari untuk menunggu fans yang pulang kerja. Tapi harus diingat, tidak semua stadion mempunyai penerangan yang memadai dan sewa stadion untuk sore dan malam hari berbeda, yang tentunya lebih mahal di malam hari, yang berarti pengeluaran pun akan membengkak.

Dari hal di atas, penyelenggaraan pertandingan Liga 2 di Senin-Kamis malah berpotensi mematikan klub.

Dari potensi tersebut, rilis SOS tentunya cukup relevan untuk diperhatikan, bahwa akan rawan sekali jual beli pertandingan di Liga 2.

Semoga kabar tersebut tidak benar, dan kalaupun benar, putusan ini belum final, dan PSSI dengan bijak akan merevisi putusan tersebut.

Baca Juga

Rincian Donasi Syukuran di Panti Asuhan

BonekJabodetabek.com | Berikut ini adalah perincian donasi untuk