Seandainya Ada Penggawa Persebaya di Timnas Indonesia

Seandainya Ada Penggawa Persebaya di Timnas Indonesia

- in Opini

BonekJabodetabek.com | Partai semifinal Sea Games ke-29 Tahun 2017 tanggal 26 Agustus kemarin yang mempertemukan antara tuan rumah Malaysia melawan Indonesia telah usai. Seperti yang kita ketahui bersama Garuda Muda harus mengakui keunggulan Harimau Malaya 1-0 melalui tandukan Thanabalan Nadarajah di menit ke-86. Anak asuhan Luis Milla memperagakan permainan yang memikat sepanjang pertandingan. Bahkan mungkin yang terbaik sepanjang turnamen. Sayang seribu sayang, nasib baik (kembali) belum berpihak kepada punggawa timnas. Kembali kita masih harus puasa medali emas yang terakhir kali direbut oleh Indonesia pada tahun 1991 silam.

Timnas Sea Games 2017 memiliki prospek cerah dimasa mendatang. Terlihat dari deretan pemain mudanya yang penuh talenta lagi bergairah dalam merengkuh gelar. Penulis hanya berandai-andai :  Irfan Jaya dipanggil mengisi pos sayap kanan, Rahmat Irianto mengawal jantung pertahanan dan Misbakhus Solikhin berduet di lini tengah Tim Garuda bersama sohib kentalnya, Evan Dimas Darmono. Plus ada seorang striker yang berspesifikasi finisher layaknya para legenda terdahulu seperti Kurniawan Dwi Julianto, Gendut Doni, Ilham Jayakusuma maupun Budi Sudarsono yang bisa jadi kelak akan menjadi duet Ezra Walian atau siapapun itu.

Irfan “The Sniper” Jaya bisa menjadi next Andik Vermansyah. Dengan kecepatan, gocekan dan kemampuannya mengeksekusi tendangan bebas bisa menjadi advantage tersendiri. Rahmat Irianto bisa menjadi tembok kokoh timnas seperti laiknya ayahnya dahulu, Bejo Sugiantoro. Sedangkan Misbakhus Solikhin kita semua mengetahui kualitas dan kemampuannya menjadi pemimpin lapangan tengah Persebaya Surabaya saat ini.

Hmmm…. andai ini terjadi betulan, apa yang ada di benak Anda ?

Eehhh……tapi sebelum itu semua terjadi, dukung dahulu kiprah Indonesia dalam perebutan tempat ketiga cabang olahraga Sepak Bola Putra SEA Games 2017 melawan Myanmar pada sore ini pukul 15.30 WIB. Yang disiarkan langsung oleh TVRI dan SCTV.

Garuda Didadaku. Wani!!! (dpp)

Tentang Penulis

Dhion Prasetya
Penggila Persebaya Surabaya sejak 1988, Web Blogger & Penulis Sejarah. Penulis Buku "Persebaya Surabaya Dan Mereka : Jejak Legiun Asing Bajul Ijo".

Baca Juga

Mojokerto Putra VS Persebaya Surabaya : Tetap Setel Kenceng!!!

Partai terakhir yang mempertemukan kedua kesebelasan asal Jawa