Tentang Keberpihakan

Tentang Keberpihakan

- in Opini

BonekJabodetabek.com | Kegaduhan terkait harga tiket, menurut saya karena keberpihakan. Bagi yang menyuarakan keberatan, ada rasionalisasi terkait tidak semua Bonek dalam kondisi yang mapan, Bonek terdiri dari banyak kalangan.

Harga 50rb rupiah memang akan terasa berat bagi yang bekerja serabutan atau yang belum mempunyai penghasilan sendiri atau yang secara ekonomi belum mapan. Padahal mereka yang dalam kondisi belum mapan tersebut, selama ini juga turut dalam perjuangan mengembalikan Persebaya, sungguh ironi jika kemudian mereka tak ‘menikmati’ hasil perjuangan tersebut.

Memang ada pilihan untuk menikmati Persebaya di rumah, tapi sebagai seorang suporter tetaplah akan berbeda jika tak bisa hadir ke Stadion. Apalagi, dengan harga tersebut belum ada penjelasan dari pihak manajemen mengapa tiket bisa naik hampir 40 persen, sedangkan rekrutmen pemain juga ‘kelas dua’ untuk kompetisi di Indonesia, khususnya pemain asing. Dan sepertinya harga sewa Stadion GBT juga tidak ada perubahan dari Pemkot Surabaya.

Sementara, bagi yang berpihak ke manajemen, mereka saya rasa ada ketakutan jika kemudian Persebaya akan kesulitan keuangan, karena sekarang memang swasta murni. Jika kesulitan keuangan, akan rentan untuk kembali dipolitisasi. Hal yang tak diinginkan oleh Bonek manapun.

Saya sendiri sebagai Bonek yang ada di luar Surabaya dan jarang melihat Persebaya di GBT secara langsung hanya berharap, semoga ada titik temu mengenai hal ini. Manajemen merespons dengan memberikan penjelasan dan mendengar aspirasi kawan-kawan Bonek.

Karena sesungguhnya semuanya tetap kembali untuk Persebaya.

Apakah memang sudah saatnya dilakukan zonasi di GBT? Sehingga akan ada banyak macam harga berdasarkan point of view?

Waktu yang akan menjawab..
#PersebayaSakmampune

Baca Juga

Abah Dahlan Turun Gununglah

BonekJabodetabek.com | Abah Dahlan, njenengan pasti tahu, membangkitkan