Bonek Kembali Usung Spirit 88

Bonek Kembali Usung Spirit 88

- in BJ News
Ilustrasi Bonek gruduk Jakarta. (Gambar: Fanspage Facebook Arek Bonek 1927)
Ilustrasi Bonek gruduk Jakarta. (Gambar: Fanspage Facebook Arek Bonek 1927)

BonekJabodetabek.com | Pada Minggu, 31 Juli 2016, Bonek berencana menyerbu Jakarta untuk melakukan aksi di Kantor PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) dan Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olahraga). Target Bonek adalah memaksa PSSI dan Menpora mengakui Persebaya dan mengembalikan ke habitat aslinya dalam sepakbola nasional. Aksi direncanakan pada 1 dan 2 Agustus 2016.

Melalui media sosial, gencar disosialisasikan aksi ke Jakarta, kali ini menggunakan moda transportasi kereta api. Pendaftaran tret tet tet gruduk Persebaya, dibuka di dua tempat, yaitu di Wisma Karanggayam, dan Warkop Pitoe Likoer di Surabaya. Di media sosial pun, terlihat antusiasme Bonek sangat besar dalam aksi kali ini.

Menariknya, ada gerakan menjual barang-barang pribadi untuk modal ke Jakarta. Mulai ayam, PC (personal computer), hand phone (telepon genggam), jersey, hoodie, syal, dan apapun lainnya, yang mempunyai nilai jual ekonomis.

Sedangkan bagi kawan-kawan Bonek yang uang sakunya kurang untuk membeli tiket kereta api, mereka juga mengkoordinir diri untuk menggunakan moda transportasi yang lain, seperti kendaraan pribadi, bus, dan estafet.1

Untuk Bonek yang mempunyai uang lebih dan Bonek dari luar Jawa, mereka juga sudah mulai memesan tiket pesawat untuk datang ke Jakarta.

Hal-hal di atas, mengingatkan penulis pada masa tahun 1988. Di mana pada saat itu, Bonek berbondong-bondong menuju Jakarta dengan dikoordinir Jawa Pos. Keadaannya pun sama, banyak Bonek yang menjual barang-barang pribadinya demi mendukung Persebaya. Bus, kereta api, dan pesawat juga digunakan Bonek pada saat itu sebagai sarana transportasi.

Tret tet tet Jawa Pos itu adalah tonggak sejarah away days terkoordinir kali pertama yang dilakukan oleh suporter Indonesia. Tak ada hambatan berarti kala itu, pertandingan berlangsung lancar dengan hasil Persebaya juara, perjalanan tret tet tet tanpa kendala, dan Bonek mendukung dengan tertib.

Oleh karena itu, perjalanan Bonek dalam membela Persebaya pada awal Agustus ini bisa dikatakan Bonek telah menemukan spiritnya kembali, yaitu Spirit 88. Sebagaimana keadaan tahun 1988, semoga perjalanan Bonek saat ini pulang pergi tanpa hambatan, aksi berlangsung lancar, tak ada lagi cerita Bonek berulah di jalanan, dan yang terpenting juga memberikan hasil terbaik untuk Persebaya.

Spirit 88, Spirit Kehebatan Bonek!!!

 

1 Estafet adalah istilah yang digunakan Bonek dalam melakukan perjalanan mendukung Persebaya dengan berganti-ganti moda transportasi sampai menuju tempat tujuan.

Baca Juga

Bonek dalam Perspektif sebagai Konsumen

BonekJabodetabek.com | Azrul Ananda pernah menulis bagaimanapun seorang