Bonek Malaysia: Mahaka Hanya Kepanjangan Tangan PSSI

Bonek Malaysia: Mahaka Hanya Kepanjangan Tangan PSSI

- in BJ News
Bonek Malaysia.

BonekJabodetabek.com | Memasuki hari kedua, yang bertepatan dengan hari Sabtu (29/8), aksi anti Piala Presiden 2015 di Surabaya oleh Bonek semakin lantang disuarakan. Mereka menolak turnamen buatan Mahaka Group tersebut disusupi klub yang mengatasnamakan Persebaya.

Suara penolakan dari Bonek tidak hanya nyaring terdengar di Surabaya, Jabodetabek atau dalam negeri saja. Bonek dari sejumlah negara di luar Indonesia pun juga sudah menyatakan sikapnya, dan kali ini Bonek yang berada di Malaysia turut buka suara menolak diikutsertakannya Persebaya United.

“Penambahan nama United adalah solusi yang setengah-setengah, seharusnya BOPI (Badan Olahraga Profesional Indonesia) dan Mahaka Group harus lebih cerdas menelaah tuntutan utama Bonek yakni tidak boleh ada nama Persebaya dalam turnamen ini,” ulas Hendrik, salah satu korwil Bonek Malaysia asal Nganjuk yang bekerja di Jelebu, Negeri Sembilan, Malaysia, akhir pekan kemarin.

“Itulah kenapa kami Bonek Malaysia sangat tidak setuju. Kalau diganti namanya menjadi Pemuda Surabaya United dijamin masalahnya tidak akan panjang seperti ini, toh sama-sama berganti nama,” Hendrik menambahkan.

Lebih lanjut, Hendrik mengutarakan, aksi yang dilakukan Bonek di Surabaya sangatlah tepat di saat sudah tidak ada lagi institusi yang dapat dipercaya untuk mengakomodir tuntutan Bonek. Terlebih dengan ditunda-tundanya persidangan sengketa Persebaya, antara PT Persebaya Indonesia versus PT MMIB featuring PSSI di PN Arjuno hingga saat ini.

“Dengan harapan seluruh dunia tahu bahwa Bonek demo ini untuk sebuah kebenaran hukum dan sejarah serta menegaskan bahwa Mahaka hanya kepanjangan tangan dari PSSI,” sahut Hendrik.

“Kami selalu konsisten untuk mendukung Persebaya, jika dirasa perlu kami akan kembali melakukan hearing di kantor AFC di Kuala Lumpur untuk menjelaskan masalah ini seperti yang sudah kami lakukan sebelumnya. Ditangkap polisi dan petugas imigrasi sudah menjadi makanan kami. Semua rekan-rekan Bonek Malaysia sepakat meminta Menpora (Menteri Pemuda dan Olahraga) Republik Indonesia dan BOPI tegas dan mampu berpikir jauh selaku pengambil keputusan. Janganlah keputusan yang diambil menyisakan masalah,” pungkasnya.

(Dulo/Bonek Malaysia/BonekJabodetabek.com)

Baca Juga

Bonek Jabodetabek Open Donasi untuk Cak Tulus

Assalamualaikum Wr. Wb. Bonek Jabodetabek open donasi untuk