Diputus NO, PT Persebaya Indonesia vs PT MMIB seri

Diputus NO, PT Persebaya Indonesia vs PT MMIB seri

- in BJ News

Perkara tersebut terdaftar dengan register No. 241/Pdt.G/2015/PN.Sby pada tanggal 23 Maret 2015.

Sampai saat ini, redaksi bonekjabodetabek.com belum menerima salinan putusan dimaksud. Namun dilansir dari bolanasional.co berdasar press release dari kuasa hukum PT. Mitra Muda Inti Berlian, putusan tersebut amarnya antara lain :
1. Bahwa Pengadilan Negeri Surabaya menerima eksepsi kewenangan absolut yang diajukan oleh Tergugat (PT. Mitra Muda Inti Berlian);
2. Menyatakan Pengadilan Negeri Surabaya tidak berwenang memeriksa, mengadili, dan memutus perkara ini;
3. Menghukum Penggugat untuk membayar biaya perkara.

Menilik putusan tersebut dari prespektif hukum, maka tidak ada yang dimenangkan atau dikalahkan dalam perkara tersebut, karena putusan bersifat negatif. Putusan tersebut masuk dalam kategori gugatan penggugat tidak dapat diterima (niet onvankelijke verklaard), karena pokok perkara belum diperiksa dan dipertimbangkan oleh hakim. Sehingga putusan tersebut tidak memenangkan salah satu pihak dan tidak dapat dieksekusi.

Oleh karena itu, tidak tepat jika dikatakan bahwa PT. Persebaya Indonesia telah kalah dalam putusan tersebut, karena putusan tersebut tidak berimplikasi apa-apa terhadap kepemilikan Persebaya.

Terkait dengan putusan NO tersebut, kuasa hukum Persebaya dalam pernyataannya akan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Surabaya.

Selain putusan di atas yang tidak berimplikasi apapun terhadap kepemilikan Persebaya, yang harus disadari oleh semua pihak saat ini, PT. Persebaya Indonesia telah mendapatkan hak merek Persebaya. Jadi semua pihak harus menghormati dan mematuhi hak tersebut. Pelanggaran terhadap hak merek bisa berimplikasi pidana dan perdata.

Menarik untuk ditunggu bagaimana perkembangan kasus ini selanjutnya.

Dan redaksi bonekjabodetabek.com mengimbau kepada semua Bonek, perjuangan masih panjang, terus rapatkan barisan, agar Persebaya kita kembali lagi, dan jangan berselisih atas hal yang sebenarnya bisa diselesaikan dengan komunikasi/diskusi.

Baca Juga

Bonek dalam Perspektif sebagai Konsumen

BonekJabodetabek.com | Azrul Ananda pernah menulis bagaimanapun seorang