Balada Logo Persebaya

Balada Logo Persebaya

- in Opini

Salahkah Persebaya bangkit lagi?
Salahkah Bajol Ijo berkutik lagi?

BonekJabodetabek.com | Persebaya yang notabene klub besar seakan tidak bisa berjaya seperti sediakala. “Mafia” sepakbola begitu banyak di negeri yang elok dan raya ini. Sedikit muncul sedikit tidur, entah sampai kapan Persebaya mampu mengipatkan ekornya bagai predator penguasa rimba.

Begitu banyak para pembunuh ingin menelanjangimu, sampai lambang pun seperti di-copy paste begitu saja. Setelah Persebaya memiliki lambang atau logo yang lama, kini logo versi IPL-mu pun “diklaim” pihak Sutera.

Memang lah sedikit lega, Surabaya United yang rasanya seperti merampas hak Persebaya kini sedikit jauh dari konflik dualisme. Namun, yang sedikit mengganjal di masyarakat gila bola adalah logo yang masih bernuansa Persebaya.

Tidak bisa menutup mata memang, logo Surabaya United Bhayangkara (Sutera) yang disandang pada saat Indonesia Super Competition (ISC) adalah logo yang menjadi kiblat para bonek mania pendukung setia Persebaya. Logo itu yang menciptakan aroma 1927 dan membedakan aroma DU (divisi utama) –kala itu begitulah sebutannya–.

Tapi biarlah biar. Logo hanyalah simbolik yang membedakan antara asli dengan yang palsu. Hati dan rasa memang tidak bisa bohong, hanya mulut yang mampu berbohong.

Dari sekian banyaknya Bonek di penjuru nusantara pasti mereka akan keberatan dengan di-copy paste-nya logo Persebaya 1927 (versi IPL). Yang mana jelas-jelas logo itu adalah sebagai kiblat perjuangan mereka selama ini yang telah dipertahankan, dikukuhkan dan dieratkan hampir lebih dari lima tahun.

Sampai terciptanya Loyalis 1927. Yang menunjukkan loyalitas dan totalitas terhadap Persebaya 1927 kala itu. Dan membedakan Persebaya yang asli dengan yang kloningan.

Pendapat sebagian Bonek mungkin hampir sama dari lambang yang dijadikan kiblat para loyalis 27, yakni lambang yang menunjukkan keganasan dari ikan sura dan buaya, atau bisa jadi lambang atau logonya keren.

Dan jika sebuah lambang tidak permasalahkan apa gunanya pemerintah membuatkan undang-undang hak paten? Serta apa kata sebuah perusahaan jika logonya diakui oleh pihak lain (meskipun dimodifikasi sedemikian rupa)? Dan apa kata desainer jika model yang dia ciptakan tiba-tiba dicuri begitu saja oleh orang lain?

“Tuan rumah tidak akan berunding dengan pencuri yang masuk kerumahnya”. (Tan malaka).

Baca Juga

Manisnya Janji dari Lidah Tak Bertulang

BonekJabodetabek.com | Manis itu adalah tebu, yang bisa