Sepakbola Bahasa Universal, Bukan Rendahkan Martabat Perempuan

Sepakbola Bahasa Universal, Bukan Rendahkan Martabat Perempuan

- in Opini

BonekJabodetabek.com – Sepakbola meskipun identik dengan laki-laki, namun adalah bahasa universal.

Permainan ini mengajarkan kesetaraan, kerjasama dan fairplay.

Dengan adanya spanduk provokasi dari suporter lawan yang sudah mengarah pada seksisme dan merendahkan martabat perempuan sungguh tak bisa didiamkan.

Apa rela, saudara/kawan perempuan anda direndahkan dengan sebutan pelacur?

Seorang pelacur pun juga tak layak untuk direndahkan. Adakah diantara semua manusia ini yang bisa menjamin dirinya terbebas dari dosa?

Jangan-jangan yang membuat spanduk tersebut tidak lahir dari rahim seorang perempuan, lahir dari sebuah batu seperti Son Go Ku. Sehingga tega membuat spanduk menjijikkan seperti itu.

Sejatinya, kita semua sama di hadapan Tuhan dan hukum.

Awakmu gak mbois Sam.

#SepakbolaPutri
#PersebayaPutri
#StopMerendahkanPerempuan
#LawanDiskrimninasiGender

Baca Juga

Bonek dalam Perspektif sebagai Konsumen

BonekJabodetabek.com | Azrul Ananda pernah menulis bagaimanapun seorang